Kulineran Khas Cirebon Empal Gentong
Sejarah Empal Gentong
Empal Gentong adalah salah satu hidangan khas Cirebon yang sudah ada sejak abad ke-15. Hidangan ini berasal dari masa Kesultanan Cirebon, di mana para sultan dan bangsawan gemar menikmati hidangan daging yang dimasak dalam kuah rempah yang kaya. Nama "empal gentong" sendiri memiliki arti unik, di mana "empal" merujuk pada daging sapi yang diiris tipis dan dimasak hingga empuk, sementara "gentong" adalah wadah tanah liat besar yang tradisional digunakan untuk memasak hidangan ini. Awalnya, Empal Gentong hanya disajikan pada acara-acara khusus seperti pernikahan atau upacara adat, namun seiring dengan popularitasnya yang meningkat, hidangan ini mulai dijual di warung-warung dan restoran di seluruh Cirebon.
Cara Membuat Empal Gentong :
Berikut adalah resep sederhana untuk membuat Empal Gentong khas Cirebon:
Bahan-bahan:
• 1 kg daging sapi (potongan tipis)
• 200 ml santan
• 2 batang daun salam
• 2 batang daun bawang
• 2 batang daun kunyit
• 5 cm jahe, dihaluskan
• 5 cm lengkuas, dihaluskan
• 5 butir bawang putih, dihaluskan
• 2 siung bawang merah, dihaluskan
• Garam secukupnya
• Merica secukupnya
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak dalam gentong besar.
2. Tumis bumbu halus (jahe, lengkuas, bawang putih, bawang merah) hingga harum.
3. Tambahkan potongan daging sapi dan masak hingga berubah warna.
4. Tambahkan santan, daun salam, daun bawang, dan daun kunyit.
5. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental.
6. Tambahkan garam dan merica, aduk rata.
7. Angkat dan sajikan empal gentong dalam gentong.
Sumber Informasi :

Komentar
Posting Komentar